Selasa, 07 Juli 2009

Aku Khawatir Kedua Unta itu Akan Hilang Sehingga Allah Akan Menanyaiku Tentang Keduanya

Pada suatu hari yang sangat panas dan panasnya nyaris melelehkan gunung-gunung, Utsman bin Affan mengintai dari rumahnya di Aliyah. Terlihat olehnya seorang laki-laki sedang menggiring dua ekor unta kecil di depannya. Ia berkata dalam hatinya, “Mengapa orang ini tidak berdiam di Madinah hingga udara menjadi dingin?” Kemudian ia menyuruh pelayannya untuk melihat siapa orang yang lewat itu dari jauh dan yang jejak-jejaknya telah tertutup oleh angin ribut dan pasir-pasir yang bertiup kencang. Pelayan itu melihat dari celah pintu, lalu ia berkata, “Aku melihat seorang laki-laki bersurban dengan selendangnya sedang menggiring dua ekor unta kecil di depannya.”

Pelayan itu menunggu hingga orang itu mendekat, maka pelayan itu mengenalnya dan berteriak, “Sesungguhnya ia adalah Umar, Amirul Mukminin.” Utsman mengeluarkan kepalanya dari lobang kecil karena berlindung dari panasnya angin dan memanggil, “Apa sebabnya engkau keluar pada saat ini, wahai Amirul Mukminin?” Umar menjawab, “Dua ekor anak unta dari unta-unta sedekah lari dari tempat gembala, dan aku khawatir kedua unta itu akan hilang sehingga Allah akan menanyaiku tentang keduanya.” Utsman berkata, “Kemarilah engkau untuk berteduh dan membasahi badan dengan air. Biarlah kami yang mengerjakan urusan itu.” Umar menoleh, “Kembalilah ke tempatmu berteduh, hai Utsman.” Utsman berkata, “Kami punya orang untuk mengerjakan urusan itu, wahai Amirul Mukminin.” Umar berkata sekali lagi, “Kembalilah ke tempatmu berteduh, hai Utsman.” Umar terus berjalan sedang udara makin menyengat. Maka berkatalah Utsman dalam keadaan terpesona dan tercengan, “Siapa yang ingin melihat orang yang kuat dan jujur, hendaklah ia melihat Umar.”
Selengkapnya...